Langsung ke konten utama

Visualisasi Orbital s,p,d,f

silahkan melihat konten ini karna ini sangat membantu anda dalam memvisualisasikan bagaimana bentuk orbital 

https://m.youtube.com/watch?v=F-xLQ1WBIlQ

        Bentuk orbital ditentukan oleh subkulit dari elektron atau ditentukan bilangan kuantum azimutnya. Jadi, apabila suatu elektron memiliki bilangan kuantum azimut sama, maka bentuk orbitalnya juga sama, sehingga yang membedakan hanyalah tingkat energinya. Dengan memahami uraian berikut, akan diketahui bentuk orbital s, p, d, dan f.
A. Orbital s
Orbital yang paling sederhana adalah orbital s. Setiap subkulit s terdiri atas 1 buah orbital yang berisi 2 elektron. Orbital s berbentuk bola simetri yang menunjukkan bahwa electron memiliki kerapatan yang sama, jika jarak dari inti atom juga sama.
Semakin jauh letak elektron dari inti atom, kerapatannya semakin rendah. Nilai bilangan kuantum utama suatu orbital memengaruhi ukuran orbital. Semakin besar nilai bilangan kuantum utama, ukuran orbitalnya juga semakin besar.

B. Orbital p
Bentuk orbital p seperti balon terpilin (cuping-dumbbell). Kepadatan elektron tidak tersebar merata, melainkan terkonsentrasi dalam dua daerah yang terbagi sama besar dan terletak pada dua sisi berhadapan dari inti yang terletak di tengah. Subkulit p terdiri atas 3 orbital, tiap orbital mempunyai bentuk yang sama. Perbedaan ketiga orbital terletak pada arah, di mana terkonsentrasinya kepadatan elektron. Biasanya orbital p digambarkan menggunakan satu kumpulan sumbu x, y, dan z, sehingga diberi tanda px, py dan pz. Pada subkulit p ini terdapat 3 nilai m (–1, 0, +1) sehingga terdapat 3 orientasi yang satu dan lainnya membentuk sudut 90 o.


C. Orbital d


Orbital d memiliki 5 orbital dengan bentuk yang kompleks dan orientasi yang berbeda. Empat orbital pertama memiliki bentuk yang sama, sedangkan satu orbital memiliki bentuk yang berbeda. Kelima orbital itu adalah dxy, dxz, dyz, dx2y2, dan dz2.
Untuk lebih jelas, perhatikan gambaran orbital subkulit d di bawah ini.
bentuk orbital d

Setiap orbital mempunyai 4 “lobe” kepadatan elektron. Adapun perbedaannya terletak pada arah berkumpulnya kepadatan elektron. Sementara itu, satu orbital lagi mempunyai bentuk berbeda, tetapi memiliki energi yang sama dengan keempat orbital d lainnya.

D. Orbital f


Orbital f mempunyai bentuk orbital yang lebih rumit dan lebih kompleks daripada orbital d. Setiap subkulit f mempunyai 7 orbital dengan energi yang setara. 
bentuk orbital f

Orbital f (mempunyai 7 orbital) dan dikelompokan menjadi tiga kelompok, yaitu : [1]

1) kelompok pertama : fxyz
2) kelompok kedua : fx(z2 - y2), fy(z2 - x2), fz(x2 - y2)
3) kelompok ketiga : fx3 fy3 fz3

Komentar

  1. Apa perbedaan orbital d dan f?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap subkulit d terdiri atas 5 orbital dengan bentuk kelima orbital yang tidak sama. Orientasi orbital d dilambangkan dengan dxy, dxz, dyz, dx2-y2 dan dz2.
      Empat orbital mempunyai bentuk yang sama dan setiap orbital mempunyai 4 “lobe” kepadatan elektron. Adapun perbedaannya terletak pada arah berkumpulnya kepadatan elektron. Sementara itu, satu orbital lagi mempunyai bentuk berbeda, tetapi memiliki energi yang sama dengan keempat orbital d lainnya.
      Orbital f mempunyai bentuk orbital yang lebih rumit dan lebih kompleks daripada orbital d. Setiap subkulit f mempunyai 7 orbital dengan energi yang setara. Orbital ini hanya digunakan untuk unsur-unsur transisi yang letaknya lebih dalam.

      Hapus
  2. Postingan yg bagus. Setelah menonton video visualisasi dari postingan anda. Saya ingin bertanya, dari Ketiga Orbital (1s, 2s dan 3s) mempunyai tingkat energi yg sama tetapi arah ruang masing-masing berbeda. Tolong jelaskan Apa yg menyebabkan hal tersebut terjadi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bentuk dan Orientasi Orbital
      Energi dan bentuk orbital diturunkan dari persamaan gelombang (ϕ= psi), sedangkan besaran pangkat dua (ϕ2) dari persamaan gelombang menyatakan rapatan muatan atau peluang menemukan elektron pada suatu titik dan jarak tertentu dari inti. Bentuk orbital tergantung pada bilangan kuantum azimuth (l), artinya orbital dengan bilangan kuantum azimuth yang sama akan mempunyai bentuk yang sama. Orbital 1s, 2s,dan 3s akan mempunyai bentuk yang sama, tetapi ukuran atau tingkat energinya berbeda.

      Hapus
  3. Casino, Resort & Spa - JMHub
    Explore our latest 천안 출장안마 travel deals, and discover the best places to stay at the JTM resort & spa! You can also check 김포 출장샵 out 영천 출장안마 our casino, resort 광주 출장안마 and 출장마사지 spa services

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

reaksi substitusi dan eliminasi kimia organik

1. REAKSI SUBSITUSI Pengertian reaksi subsitusi       Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian atom senyawa hidrokarbon oleh atom senyawa lain. Reaksi substitusi pada umumnya terjadi pada   senyawa jenuh (alkana).   Alkana dapat mengalami reaksi substitusi dengan halogen. Reaksi secara umum: Atom karbon ujung suatu alkil halida mempunyai muatan positif parsial. Karbon ini bisa rentan terhadap (susceptible; mudah diserang oleh) serangan oleh anion dan spesi lain apa saja yang mempunyai sepasang elektron menyendiri (unshared) dalam kulit luarnya. Dalam suatu reaksi substitusi alkil halida, halida itu disebut gugus pergi (leaving group) suatu istilah yang berarti gugus apa saja yang dapat digeser dari ikatannya dengan suatu atom karbon. Ion Halida merupakan gugus pergi yang baik, karena ion-ion ini merupakan basa yang sangat lemah. Basa kuat seperti misalnya OH-, bukan gugus pergi yang baik. Spesi (spesies) yang menyerang suatu alkil halida dalam suatu reak...

TINJAUAN ULANG TENTANG ATOM DAN MOLEKUL KIMIA ORGANIK

A) struktrur elektron dari atom  Unsur-unsur yang paling penting daam ahli kimia organic adalah karbon, hydrogen, okseigen dan nitrogen. Setiap kali electron berhubungan dengan sejumlah eneergi tertentu. Eleketron yang diangkat ke inti lebih tertarik pada proton dalam inti dari pada electron yang lebih jauh kedudukannya. Karena itu, semakin dekat leketron terdapat ke inti semakin rendah energinya , dan lektron ini sukar berpindah dalam   reaksi kimia. Kulit electron yang terdekat ke   inti adalah kulit yang terendah energinya, dan lektron dalam kulit ini dikatakan berada pada tingkat pertama. Electron dalam kulit kedua, yaitu pada tingkat energy kedua, mempunyai energy yang lebih tinggi dari pada electron dalam tigkat pertama, electron pada tingkat ketiga yaitu pada energy energy ketiga, mempunyai energy yang lebih tinggi. Semakin dekat elektron terdapat ke inti, semakin rendah energinya dan sulit untuk berpindah. Orbital atom adalah bagian dari ruang dimana kebole...

REAKSI RADIKAL BEBAS

REAKSI RADIKAL BEBAS A.      Pengertian Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Dengan kata lain radikal bebas merupakan atom/gugus yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas ini merupakan spesies yang sangat reaktif sehingga umurnya pendek. Radikal bebas dibentuk jika ikatan terbelah menjadi dua yang sama-sehingga setiap atom mendapat satu dari dua elektron yang dipakai untuk berikatan. Disebut juga sebagai pembelahan homolitik.  Reaksi substitusi merupakan reaksi yang berhubungan dengan reaksi radikal bebas. Contoh penulisan reaksi radikal bebas sebagai hasil dari pemecahan homolitik.       Cl 2   è  Cl •  + Cl • Mekanisme reaksi radikal menggunakan panah bermata tunggal untuk menjelaskan pergerakan electron tunggal. Ada dua cara yang digunakan untu...