Langsung ke konten utama

Orbital dan Peranannya dalam ikatan kovalen [2]


 Orbital Hibridisasi
      hibridisasi adalah sebuah konsep bersatunya orbital-orbital atom membentukorbital hibrid yang baru yang sesuai dengan penjelasan kualitatif sifat ikatan atom. Selain itu dapat dikatakan juga  hibridisasi adalah peleburan orbital-orbital dari tingkat energi yang berbeda menjadi orbital-orbital yang setingkat.


A. Hibridisasi  Nitrogen dan Oksigen

       Pembentukan orbital sp3 digambarkan dengan diagram orbital, setiap kotak menyatakan orbital, elektron dinyatakan oleh panas, arah panah merupakan spin elektron. Dalam metana(CH4) masing-masing orbital sp3 dari karbon bertumpang tindih dengan orbital 1s dari hidrogen membentuk orbital molekul sp3-s yang simetris sekeliling sumbu yang lewat inti karbon dan hidrogen. Ikatan antara C dan H ini merupakan ikatan sigma.


Orbital Hibrida Nitrogen Secara elektronika nitrogen sama dengan karbon, dan orbital atom dari nitrogen berhibridisasi menurut cara yang sangat bersamaan dengan karbon. Amonia (NH3) mengandung atom nitrogen sp3 yang terikat pada 3 atom hidrogen. Seperti halnya karbon, nitrogen juga dapat berhibridisasi sp2 dan sp. Perbedaan penting antara nitrogen dan karbon adalah satu orbital dari nitrogen terisi penuh sepasang elektron bebas Contohnya nitrogen dalam N2 memiliki 2 domain elektron (satu pasang elektron bebas dan ikatan rangkap 3), maka hibridisasi tiap N adalah sp.



Alkohol, amina, alkil halida, dan eter semuanya mengandung ikatan sigma yang melibatkan nitrogen, atau oksigen. Ikatan antara atom-atom karbon dibentuk oleh tumpang tindih setengah penuh orbital hibridisasi sp3 dari setiap atom. Ikatan yang melibatkan atom hidrogen (misalnya O-H dan N-H) dibentuk oleh tumpang tindih dari setengan penuh orbital 1s dari hidrogen dan setengah penuh orbital sp3 dari oksigen atau nitrogen.




B.ikatan rangkap terkonjugasi

      Pada molekul organic mengandung lebih dari satu gugus fungsi. Pada polifungsionalkebanyakan setiap gugus fungsi tidak bergantung
pada gugus fungsi lainnya. Namun pada kenyataannya, tidak selalu begitu. 
     Ada 2 cara untuk menempatkan ikatan rangkap dalam senyawa organic. Dua ikatan rangkap yang berasal dari atom yang berdampingan disebut ikatan rangkap terkonjugasi.



Ikatan rangkap yang menghubungkan atom yang tidak berdampingan disebut ikatan rangkap terisolasi (terpencil) atau tidakterkonjugasi.



C.  Benzene dan resonansi

      Suatu benzena yang sudah tersubstitusi dapat mengalami substitusi kedua dan menghasilkan disubstitusi benzena. Struktur dari substitusi pertama menentukan tempat dari substitusi kedua dalam cincin benzena. Misalnya, suatu gugus metil dalam cincin mengarahkan substitusi yang kan datang terutama ke tempat orto dan para. Sedangkan suatu gugus nitro dalam cincin benzena mengarahkan substitusi kedua yang akan datang terutama ke tempat meta. Dalam substitusi orto dan para, oksigen dari gugus OH membantu membagikan muatan posistif, sehingga menstabilkan intermediet dengan jalan delokalisasi muatan.
    Apabilan substitusi masuk pada tempat meta, oksigen tidak dapat membantu membagi muatan. Intermediat meta dan bentuk transisinya mengandung energi lebih besar daripada transisi substitusi orto-para. Oleh karena itu energi aktivasinya lebih tinggi, maka kemungkinan lebih sedikit untuk terjadi reaksi pada tempat meta. Dalam reaksi substitusi nitrobenzena, gugus nitronya tidak menambah kestabilan pada intermediatnya. Malahan intermediat substitusi orto, atau para dan keadaan transisinya kurang stabil (karena energi yang tinggi), karena sebuah struktur resonansi mengandung muatan positif pada atom berdekatan. Oleh karena itu, substitusi terjadi lebih baik pada tempat meta, sebab keadaan transisi dan intermediatnya pada tempat yang berdekatan tidak mengandung muatan positif.


Komentar

  1. Apa perbedaan kestabilan antara ikatan terkonjugasi dan ikatan terisolasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Molekul organic dapat mengandung lebih dari satu gugus fungsi. Dalam kebanyakan senyawa polifungsional. Ada dua cara pokok untuk menempatkan ikatan rangkap dalam senyawa organic. Dan ikatan yang bersumber pada atom berdampingan pada atom disebut ikatan rangkap konjungasi. Ikatan rangkap yang menggambarkan atom yang tak berdampingan disebut ikatan rangkap terisolasi atau tak terkonjungasi.
      Ikatan rangkap terisolasi berkelakuan mandiri, masing-masing ikatan rangkap mengalami reaksi seakan-akan yang lain tak ada. Ikatan rangkap terkonjungasi, sebaliknya tak saling mandiri yang satu terhadap yang lainnya, ada interaksi elektronik yang terdapat antaranya.
      Ikatan rangkap konjugasi adala ikatan rangkap selang seling dengan ikatan tunggal atau disebut juga elektronnya dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi).ikatan rangkap keadaan yang terjadi dalam senyawa tak jenuh yang didalam nya terdapat dua ikatan tunggal( satu ikatan sigma dan ikatan pi)menghubungkan dua atom.
      Ikatan rangkap terkonjugasi ialah ikatan yang kedudukan nya di selang oleh satu ikatan tunggal seperti -CH=CH-CH=-CH.Pengaturan kembali electron melalui orbital π, terutama dalam system konjugasi atau senyawa organic yang atom-atomnya secara kovalen berikatan tunggal dan ganda secara bergantian (C=C-C=C-C) dan mempengaruhi satu sama lainnya membentuk daerah delokalisasi electron disebut dengan konjugasi. Elektron-elektron pada daerah delokalisasi ini bukanlah milik salah satu atom, melainkan milik keseluruhan system konjugasi ini.

      Hapus
  2. mengapa struktur resonansi mengandung muatan positif pada atom berdekatan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik lah saya akan menjawab sedikit pertanyaan dari aodara fajar yaitu Karena energy yang tinggi lah yang mengakibatkan struktur resonansi mengandung muatan atom positif pada atom berdekatan

      Hapus
    2. @fajarrahmaernanda karena sebuah struktur resonansi mengandung muatan positif pada atom berdekatan. Oleh karena itu, substitusi terjadi lebih banyak pada tempat meta, sebab keadaan transisi dan intermediatnya pada tempat yang berdekatan mengandung muatan positif.

      Hapus
  3. Apa maksudnya Ikatan antara atom-atom karbon dibentuk oleh tumpang tindih setengah penuh? Terimakasih

    BalasHapus
  4. Apa maksudnya Ikatan antara atom-atom karbon dibentuk oleh tumpang tindih setengah penuh? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang dimaksud dengan ikatan antara atom-atom karbon dibentuk oleh tumpang tindih setengah penuh adalah maka mereka dapat saling memperkuat atau saling berinferensi.

      Hapus
  5. Hai selly. saya ingin bertanya, pada ikatan rangkap terkojugasi disebutkan bahwa "kovalen berikatan tunggal dan ganda secara bergantian (C=C-C=C-C) dan mempengaruhi satu sama lainnya membentuk daerah delokalisasi electron ", tolong anda jelaskan mengenai delokalisasi elektron dan apa saja pengaruhnya dalam suatu struktur senyawa!. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Delokalisasi yaitu suatu keadaan dimana elektron valensi tersebut tidak tetap posisinya pada 1 atom, tetapi senantiasa berpindah-pindah dari 1 atom ke atom lain.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

reaksi substitusi dan eliminasi kimia organik

1. REAKSI SUBSITUSI Pengertian reaksi subsitusi       Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian atom senyawa hidrokarbon oleh atom senyawa lain. Reaksi substitusi pada umumnya terjadi pada   senyawa jenuh (alkana).   Alkana dapat mengalami reaksi substitusi dengan halogen. Reaksi secara umum: Atom karbon ujung suatu alkil halida mempunyai muatan positif parsial. Karbon ini bisa rentan terhadap (susceptible; mudah diserang oleh) serangan oleh anion dan spesi lain apa saja yang mempunyai sepasang elektron menyendiri (unshared) dalam kulit luarnya. Dalam suatu reaksi substitusi alkil halida, halida itu disebut gugus pergi (leaving group) suatu istilah yang berarti gugus apa saja yang dapat digeser dari ikatannya dengan suatu atom karbon. Ion Halida merupakan gugus pergi yang baik, karena ion-ion ini merupakan basa yang sangat lemah. Basa kuat seperti misalnya OH-, bukan gugus pergi yang baik. Spesi (spesies) yang menyerang suatu alkil halida dalam suatu reak...

REAKSI RADIKAL BEBAS

REAKSI RADIKAL BEBAS A.      Pengertian Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Dengan kata lain radikal bebas merupakan atom/gugus yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas ini merupakan spesies yang sangat reaktif sehingga umurnya pendek. Radikal bebas dibentuk jika ikatan terbelah menjadi dua yang sama-sehingga setiap atom mendapat satu dari dua elektron yang dipakai untuk berikatan. Disebut juga sebagai pembelahan homolitik.  Reaksi substitusi merupakan reaksi yang berhubungan dengan reaksi radikal bebas. Contoh penulisan reaksi radikal bebas sebagai hasil dari pemecahan homolitik.       Cl 2   è  Cl •  + Cl • Mekanisme reaksi radikal menggunakan panah bermata tunggal untuk menjelaskan pergerakan electron tunggal. Ada dua cara yang digunakan untu...

STREOKIMIA

Stereokimia  adalah susunan ruang dari atom dan gugus fungsi dalam molekul umumnya, molekul organik dalam obyek tiga dimensi yang merupakan hasil hibridisasi dan ikatan secara geometri dari atom dalam molekul. Artinya bagaimana atom-atom dalam sebuah molekul diatur dalam ruang satu terhadap ruang yang lainnya. Stereokimia berkaitan dengan bagaimana penataan atom-atom dalam sebuah molekul dalam ruang tiga dimensi. Adapun tiga aspek yang mencakup dari stereokimia ini ialah : ·         Konformasi molekul: Berkaitan dengan bentuk molekul dan bagaimana bentuk molekul itu   diubah akibat adanya putaran bebas disepanjang ikatan C-C tunggal. ·         Konfigurasi berkaitan dengan Kiralitas molekul: Bagaimana penataan atom-atom disekitar atom karbon yang mengakibatkan terjadinya isomer.. ·       Isomer Geometrik : Terjadi karena ketegaran (rigit) dalam molekul yang mengakibatkan ad...